Ia tidak harus dipandang sebagai Sang kebaikan; Marah pada Nya jika kau berduka, Kutuklah Ia jika tak kau temukan setetes harapan, Meratap lah jika tak kau dapati kelegaan jiwa, Dia seharusnya tau bahwa kau terluka, lelah, patah bahkan remuk. Namun kasih, pantang kau menjauhi Dia; Marah namun terus mencari, Mengutuk namun meraih, Menangis namun jangan lepas genggaman-Nya, Mencaci namun tak lupa tuk membalas peluk-Nya, Lekas pulih dan jangan tergesa-gesa! Tangan-Nya yang terbuka; tuk cacian , kutukkan , hingga ratapan mu! Klaten, 14.09.25 O.R.D.
Ruang Bawah
Presented by Odorico R.D. Instagram: @odrcodptr Laman ini dibuat sebagai ruang refleksi dari bawah—suara dari lorong-lorong sunyi, dari tubuh-tubuh yang dipinggirkan, dari iman yang menolak dibungkam. Di sini, Injil dibaca dengan telinga rakyat, diucapkan dengan bahasa jalanan, dan direnungkan dengan nyali teologis.